pilihan

jika kau harus memilih sebuah kebenaran tetapi itu menyakiti banyak orang atau sebuah kebohongan tetapi akan membuat dirimu hancur berkeping-keping.
lalu mana yang akan kalian pilih?
  jika aku seorang yang egois mungkin aku akan memilih kebenaran.tidak peduli dengan hati orang lain karena aku hanya mengenal mereka sesaat namun waktu yang singkat itu membuhkan hadia yang sangat sepesial dalam kehidupanku.
 tetapi aku bukanlah orang egois tersebut lebih baik aku memilih sebuah ke bohongan membiarkan diriku menangung beban ini sendiri membuat luka dan kehancuran dalam diriku.
  jika suwaktu saat aku bertemu denga mereka lagi entah harus bagaimnaah lagi aku menghadapi semuanya hanya ada luka yang mereka tingalkan hanya ada kepedihan yang mereka torekan hanya ada kenangan burk yang menghatui malam-malam buruku ku.
 Kini apa yang paling aku takuti terjadi di persimpangan terik itu dengan orang-orang yang berlalu lalangan di tandai lampu jalan yang silih berganti membuat mereka bergegas,aku bertemu dengan dirimu dengan balutan warna hitam dengan kendaraan yang paling mencolok dari semuanya tanpa sengaja pandangan kita bertemu terlukis jelas dalam wajah mu keterkejutan saat memandangku dengan keadaanku saat itu dan saaat itu juga ku balik arah saat aku tau kamu membuka pintu mobil tak memperdulikan jeritan kendaraan di belakangmu.dengan tergesah aku menghindarimu berdoa dalam hati agar bumi mau menelanku saat ini juga,di belakang sanah kamu berteriak membuat orang-orang memandangmu dengan heran membaut mereka sangat penasaran tentang apa yang tengah terjadi.
dan di saat abang batasku doaku terwajab sebuah telakson bernyayi dengan kerasannya diiringi paduan suara mu dengan orang-orang dan satu yang teringat dalam pikiranku genangan warna merah yang sangat cantik mengiringiku menutup mataku.

       N.N

Komentar